Khutbah Jumat Meciptakan Muslim Sejati

Khutbah Jumat Meciptakan Muslim Sejati

Rasulululullah SAW berkata: "Suatu hari Anda dikeroyoki oleh berbagai kelompok etnis mereka mengeroyoki makanan." Mereka bertanya: "Apakah kita maka ya minoritas Rasululullah? "" Tidak, "jawab Nabi," meskipun sebagian besar dari Anda, tapi seperti busa. Tuhan Menghapus takut ke jantung musuh Anda dan Allah di dalam hati Anda tumbuh penghinaan! Kemudian seseorang bertanya, "Bagaimana Rasululullah penghinaan?" Nabi menjawab: "Kasihilah dunia dan takut mati."


Melihat keadaan masyarakat kita yang berada dalam keadaan lemah, hina, kembali menurunkan dan menghancurkan berbagai krisis dan perpecahan. Telah rinci semua penderitaan yang ada, berbagai simbol negatif dibangun dada dada di negara kita, bangsa yang tidak beradab dan bermoral! Sementara sebelumnya dikenal sebagai bangsa Indonesia dalam sangat sopan dan ramah! Mengapa? kehidupan manusia adalah menurunkan harga sekantong beras. https://www.abiabiz.com Hanya karena turbulensi yang dituduh mencuri puluhan ribu rupee, seseorang dapat menemui kematiannya. Atau hanya karena sepeda dipinjam tanpa izin, seseorang berani membunuh sesama pekerja mereka sendiri. pembusukan di mana-mana merajalela, kebodohan, dekadensi moral dan hal-hal negatif lainnya. Indonesia telah mengalami berbagai aspek krisis, krisis multi dimensial!

Kondisi tersebut tidak dapat disahkan secara permanen. Siapapun yang merasa seperti seorang muslim yang ghirah (semangat) Islam tidak mengizinkannya. agama kita bukan fardiyah agama (individual), tetapi agama pemersatu (ummatan wahidah dari), bahkan mayat. Jika salah satu anggota tubuh sakit, perasaan lainnya. Islam bukan hanya agama ibadah. Tapi itu adalah cara hidup (lifestyle) paripurna, mengatur seluruh dunia bisnis itu. Kami mengundang agama Wihdah (unit), al-quwwah (kekuatan), al 'Izzah (harga diri), al-adl (keadilan), dan juga untuk jihad (perjuangan).

Dengan demikian, pesan tugas Islam rahmatan Lil 'Alamin (terima kasih untuk semua dunia) bertujuan untuk memberikan orientasi manusia (bimbingan) pada agama yang benar, yang diberkati oleh Tuhan. Islam pendinginan fungsi untuk semua manusia, tidak mungkin, kecuali benar-benar dipraktekkan oleh orang yang memiliki kepribadian, atau memiliki identitas sebagai Muslim. Oleh karena itu, harus datang dari diri dan keluarga, masyarakat dan lingkungan.

Seperti kita ketahui, hidup adalah perjalanan dari satu titik ke titik lain, dari baris terakhir, hingga saat ini, masa depan. abiabiz Masa lalu adalah sejarah, hari ini adalah kenyataan dan masa depan adalah cita-cita. Sebagai seorang Muslim, tentu saja, kami tidak akan meninggalkan kehidupan ini dengan sia-sia. Hidup di dunia ini terlalu singkat jika hanya diisi dengan keluhan, kecemasan, pesimisme dan kebodohan. Jiwa seperti itu, tidak mencerminkan identitas seorang Muslim sejati. Nabi berkata:

"Seorang Muslim tidak akan hancur kecuali kebaikan, ketika keburukan bencana, dia sabar, jika devolusi kesenangan, dia bersyukur. "

Seorang Muslim tidak akan pernah mengeluh hidup, karena ia memiliki kepribadian wajah lengkap semua jenis peristiwa kehidupan.

Untuk menjadi Muslim sejati pribadi, sesuai dengan apa yang diberikan oleh Islam, harus memiliki sifat sesuai dengan Al-Quran dan al-Hadits, juga dilakukan oleh sahabat Nabi dan Salaf Shalih ke sikap yaitu pribadi, ucapan dan tindakan menodai nilai-nilai yang datang dari Allah dan rasul-Nya. Nilai-nilai ini, jika disederhanakan, di properti setidaknya sepuluh yang harus berakar dalam Islam.
Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Posting Komentar

Popular